Laman

Tampilkan postingan dengan label Iman dan Taqwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iman dan Taqwa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Mei 2020

Menyambut Lebaran Spesial di Masa Pandemi

Hari ini, 1 Syawal 1441 H, bertepatan dengan hari Ahad tangal 24 Mei 2020 seluruh umat Islam di dunia sedang merayakan hari raya Idul Fitri 1441 H. Lebaran tahun ini menjadi lebaran yang sangat spesial karena masih dalam masa pandemi Corona. Meskipun demikian lebaran kali ini masih dapat dirayakan. 

Hanya saja lebaran kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana lebaan kali ini dirayakan tetapi juga harus tetap waspada lawan Corona. Sehingga para muslim dapat merayakan lebaran ini, tetapi harus tetap patuh pada himbauan pemerintah untuk bersatu lawan Corona.

Berkaitan dengan gotong royong lawan Corona, maka ada banyak cerita pada lebaran kali ini. Tidak semua muslim dapat bertemu dengan keluarganya karena keluarga yang diluar kota mesti patuh pada himbauan pemerintah untuk tidak mudik, tetapi silaturahmi dapat diganti dengan silaturahmi online, seperti watsapp, telpon, SMS dan medsos lainnya. bahkan penggunaan medsos ini juga digunakan untuk salaing mengucapkan hari lebaran antar tetangga, teman kantor, teman sekolah dan lainnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan masa. Tidak semua muslim dapat menunaikan sholat id di masjid atau di lapangan, tetapi mereka dapat menunaikan sholat id di rumah masing-masing. 

Tentunya masih banyak lagi cerita lainnya yang bekaitan pada lebaran di masa pandemi. Semoga pandemi Corona dapat segera berakhir sehingga seluaruh umat manusia dapat melakukan aktivaitas kembali secara normal.

Pada kesempatan ini kepala sekolah, Bp Suratno menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H. "Keluarga besar SMPN 3 Banjarnegara mengucapkan selamat hari raya 1441 H, Taqabbalallahu minna wa minkum, Minal 'Aidin wal-Faizin, mohon maaf lahir batin", kata Bp Suratno. Bp. Suratno juga mengingatkan agar kita senantisa patuh pada himbauan pemerintah berkaitan dengan lawan corona.


BACA SELENGKAPNYA - Menyambut Lebaran Spesial di Masa Pandemi

Sabtu, 05 Oktober 2019

TAQWA, SOLUSI SEMUA PERMASALAHAN HIDUP

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, khususnya bagi peserta didik kelas IX, SMP Negeri 3 Banjarnegara menyelenggarakan sosialisasi progam kegiatan sekolah kepada wali murid kelas IX. 
Kegiatan itu di selenggarakan pada hari Sabtu (5/10/2019) di aula SMN 3 Banjarnegara.

Dalam acara tersebut ditampilkan beberapa siswa kelas IX membacakan hafalan beberapa surat al quran.

Dalam acara ini terdapat tausiah dari Ustadz Purwo Setiono, S.Pd yang menyampaikan motivasi islami ysng dikemas dengan tema, "Taqwa, Solusi Semua Masalah Kehidupan". Semua peserta tampak antausias mengikuti kajian tersebut seperti pada video berikut ini:
Selanjutnya program kegiatan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah, Ibu Dra. Kristatik. Dilanjutkan dengan penyampaian dukungan program kegiatan oleh komite sekolah, Bp. Catur & Bp. Suroso.

Kepala SMPN 3 Banjarnegara, menyampaikan terimakasih kepada komite sekolah dan wali murid kelas IX atas perkenanannya mendukung program kegiatan sekolah tersebut.
BACA SELENGKAPNYA - TAQWA, SOLUSI SEMUA PERMASALAHAN HIDUP

Kamis, 06 Juni 2019

Istiqomah Selepas Ramadhan

SMPN3BANJARNEGARA-Di hari yang fitri ini keluarga besar SMP Negeri 3 Banjarnegara menyampaikan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, taqabbalahu minna wa minkum wa ja'alana minl 'aidin wal faizin. Semoga Allah SWT menerima (puasa) kita dan menjadikan kita kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan.

Tabloid ASPIRASI Edisi 266 Juni - Juli 2019
Kita sebagai seorang mukmin sudah sepantasnya terus meminta keistiqomahan kepada Allah SWT. Setikdaknya itulah yang kita minta dalam sholat minimal 17 kali dalam sehari melalui doa, "Tunjukkanlah kepada kami jalan yang lurus", QS. Al-Fatihah: 6. Ini merupakan suatu tanda bahwa kita butuh untuk selalu istiqomah, yaitu selalu berada dalam jalur yang benar, tetap dalam ibadah pada Allah walau bulan ramadhan telah berakhir.  Adapun untuk mewujudkan istiqomah itu dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
  1. Selalu berdoa kepada Allah karena istiomah itu hidayah dari-Nya. Hal ini sesuai dengan doa yang diajarkan dalam Al Quran, "Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rakhmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)", QS. Ali Imron:8
  2. Berusaha menjaga keikhlasan dalam beribadah. Hal ini terdapat dalam Al Quran, "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus", Qs. Al Bayyinah: 5
  3. Rutin beramal walu sedikit. Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit", HR. Bukhari no. 6465 dan Muslim no. 783
  4. Rajin koreksi diri (muhasabah). Hal ini dijelaskan dalam Al Quran "Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan", QS. Al Hasyr: 18
  5. Memilih teman yang soleh. Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh, "Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang soleh dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi.  Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membelli (minyak wangi) darinya atau minimal angkau mendapatkan baunya.  Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak", HR Bukhari no 2101
  6. Melakukan puasa Syawal. Melakukan puasa puasa Syawal merupakan sebagai tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan sebelumnya. Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh, "Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal maka dia berpuasa seperti setahun penuh", HR. Muslim no. 1164
Selanjutnya berkaitan dengan istiqomah, Syafiq Al-Balji Rahimahullah menjelaskan bahwa terdapat 4 (empat) cara untuk mempertahankan istiqomah, yaitu:
  1. Tetap istiqomah walaupun mendapatkan musibah. Jangan sampai putus asa ketika mendapat musibah. Hal ini terdapat dalam Al Quran, "Sesungguhnya sesudah kesulotan itu ada kemudahan", QS. Alam Nasyroh: 6
  2. Tidak meninggalkan perintah Allah walaupun sedang sibuk dengan urusan dunia. Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh, "Siapa yang menjaga sholat maka ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, keselamatan pada hari kiamat.  Siapa yang tidak menjaganya maka ia tidak mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan kelak.  Nantinya di hari kiamat, ia akan dikumpulkan bersama Qorun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf", HR. Ahmad
  3. Tidak mengikuti komentar orang lain dan mengedapankan hawa nafsu sendiri.  Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh, "Barangsiapa yang mencari ridha Allah saat manusia tidak suka maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia.  Barangsiapa yang mencari ridha manusia maka Allah itu murka dan akan membiarkan dia bergantung pada manusia", HR. Tirmidzi no. 2414 dan Ibnu Habban no. 276.
  4. Beramal sesuai Al Quran dan Sunnah.  Hal ini terdapat dalan Al Quran, "Apa yang diberikan Rosul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.  Dan bertawalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya", QS. Al Hasyr: 7 
Semoga amlan kita di bulan Ramadhan, yaitu amalan sholat malam, membaca Al Quran, bersedekah dan amalan soleh lainnya diterima Allah SWT.  Semoga kita diberi keistiqomahan dan diberi keistimewaan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan berikutnya. (ol)



BACA SELENGKAPNYA - Istiqomah Selepas Ramadhan

Jumat, 12 April 2019

Pembiasaan Membaca Al Quran atau Menghafalkan Surat-surat Pendek

SMPN3BANJARNEGARA-Salah satu program pembiasaan ibadah di SMP Negeri 3 Banjarnegara adalah membaca al quran setiap pagi. Jam masuk sekolah adalah jam 07.00 WIB selanjutnya peserta didik masuk ke kelas masing-masing untuk membaca Al Quran atau menghafalkan surat-surat pendek selama 20 menit. Kegiatan tersebut didampingi oleh guru yang mengajar pada jam pertama. Diharapkan dengan kegiatan tersebut akan bisa membiasakan siswa-siswi untuk istiqomah membaca Al Quran.  Adapun keutamaan membaca Al Quran, yaitu:

1. Sebaik-baik manusia yang mempelajari dan mengajarkan alquran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang memperlajari al-Qur’an dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari)
2. Pahala membaca Al Quran
Sabda Nabi Muhammad saw: “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi).
3. Keutaman membaca Al Quran, Menghafalnya dan pandai membacanya
Sabda Nabi Muhammad saw: “Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).
4. Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari Al Quran
“Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, ‘bagaimana dipakaikan kepda kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘karena anakmu telah membawa al-Qur’an”. (HR. Al-Hakim).
5. Al Quran memberi syafa’at kepada ahlinya di akhirat
Sabda Nabi Muhammad saw: “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim) Dan sabda beliau Nabi Muhammad saw: “Puasa dan Al-Qur’an keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat…” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).
6. Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya
Nabi Muhammad saw bersabda: “Tidak berkumpul sauatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud).
7. Dapat menentramkan hati
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.13:28).
8. Dapat menyembuhkan penyakit
“Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Al-Qur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).
9. Pembaca Al Quran dikurniakan hatinya dengan cahaya oleh Allah SWT dan dipeliharanya dari kegelapan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra yang maksudnya: “Bahwa Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang medengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Siapa yang membacanya pula, baginya cahanya di hari kiamat.”

10. Pembaca Al Quran memperoleh kemulian dan diberi rahmat kepada ibu bapaknya
Nabi Muhammad saw bersabda maksudnya: “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud).

11. Pembaca Al Quran memperoleh kedudukan yang tinggi dalam syurga
Bersabda Rasulullah saw yang maksudnya: Dikatakan kepada pembaca al-Qur,an: “Bacalah (al-Qur’an), naiklah (pada darjat-darjat syurga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil didunia. Sesungguhnya kedudukan drajatmu sehingga kadar akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad).
12. Membaca satu huruf Al Quran akan memperoleh sepuluh kebaikan
Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

13. Orang yang membaca Al Quran secara terang-terangan seperti bersedekah secara terang-terangan
Rasulullah saw bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al-Qur’an secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i, lihat shahihul jaami’:3105).
 14. Al Quran akan menjadi syafaat bagi orang yang membacanya
Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadistnya “Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafaat kepada orang yang telah membaca dan mengamalkan isinya”

15. Al Quran adalah cahaya ditengah kegelapan
Sabda Rasulullah saw,”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi)

16. Ahlul Quran adalah keluarga Allah SWT
Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

17. Yang mahir membaca dia akan bersama malaikat, dan yang terbata-bata mendapat dua pahala
 Sabda Rasulullah SAW “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat disurga) bersama para utusan yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan masih terbata-bata, dan merasa berat dan susah, maka dia mendapatkan dua pahala.”
Dua pahala ini, salah satunya merupakan balasan dari membaca Al-Qur’an itu sendiri, sedangkan yang kedua adalah atas kesusahan dan keberatan yang dirasakan oleh pembacanya.

18. Membaca Al Qur'an  100 ayat seperti sholat sepanjang malam
Sabda Rasulullah SAW, "Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam (HR. Ahmad)
Demikian beberapa keutamaan yang Allah berikan kepada orang-orang yang membaca al quran sekaligus mengamalkan isi kandungannya. Semoga tulisan ini dapat mengingatkan kita untuk selalu membaca al quran kapan dan dimanapun berada. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah, tidak akan bisa dimasuki setan.” (HR. Muslim) (ol)
BACA SELENGKAPNYA - Pembiasaan Membaca Al Quran atau Menghafalkan Surat-surat Pendek

Selasa, 09 April 2019

Sholat Berjamaah di Masjid SMPN 3 Banjarnegara

SMPN3BANJARNEGARA-Setiap waktu sholat dzuhur tiba maka semua anak menuju ke masjid sekolah untuk melaksanakan sholat dzuhur berjamaah. Alhamdulillah saat ini masjid SMPN 3 Banjarnegara bisa menampung semua anak dan guru untuk sholat berjamaah bersama. Sebelum sholat seperti halnya mesjid yang lain maka salah satu anak mengumandangkan adzan terdahulu. Selanjutnya setelah selesai adzan maka dilanjutkan dengan sholat sunnah kobliyah dzuhur.  Kemudian sambil menunggu komat setelah selesai sholat sunnah kobliyah dzuhur tersebut maka anak-anak berdoa sendiri-sendiri. Hal ini pembiasaan sangat baik untuk berdoa sebab waktu antara adzan dan ikomah merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Selanjutnya melakukan shoolat dzuhur berjamaah.  Adapun yang betindak sebagai imam sholat adalah salah satu guru. Selanjutnya setiap hari Jumat juga diselenggarakan sholat jumatan di masjid SMPN 3 Banjarnegara.

Sholat Berjamaah

Wudhu
Semoga dengan pembiasaan seperti ini akan lebih meningkatkan semangat istiqomah para siswa untuk senantiasa sholat jamaah di masjid setiap waktu sholat tiba. Kegiatan ini perlu terus dilakukan agar semua siswa dapat memperoleh dari bermacam-macam keutamaan sholat berjamaah di masjid, yaitu:
  1. Mendapat naungan dari Allah SWT pada hari kiamat. Rasululloh bersabda, yang artinya "Tujuh orang yang Allah akan menaungi mereka pada suatu hari (hari kiamat) yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; (diantaranya) seorang penguasa yang adil, pemuda yang dibesarkan dalam ketaatan kepada Rabbnya, seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, ..." (Muttaqun alaihi)
  2. Mendapat jaminan dari Allah SWT di dunia dan di akhirat. Rasululloh bersabda, yang artinya "Seseorang yang pergi ke masjid, maka ia mendapat jaminan dari Allah SWT sampai Allah SWT mewafatkannya dan memasukannya ke dalam Al-Jannah (surga)." (HR. Abu Dawud no. 2494)
  3.  Mendapat balasan seperti haji. Rasululloh bersabda,yang artinya, "Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan berwudhu untuk sholat lima waktu (secara bejama'ah dimasjid), maka pahalanya seperti pahala orang berhaji yang berihram." (H.R. Abu Dawud no. 554)
  4.  Mendapat cahaya sempurna pada hari kiamat. Rasululloh bersabda,yang artinya "Berilah kabar gembira bagi orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan malam menuju ke masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat." HR. Abu DAwud no. 561)
  5. Disediakan baginya Al-Jannah. Rasululloh bersabda,yang artinya  "Barang siapa pergi ke masjid di waktu pagi atau petang, Allah akan menyediakan tempat baginya Al-Jannah (surga) setiap ia pergi di waktu pagi maupun petang." (Muttaqun ' alaihi)
  6. Mendapat dua puluh lima / dua puluh tujuh derajat dari pada shalat sendirian. Rasululloh bersabda,yang artinya "Sholat berjamaah lebih utama daripada sholat sendirian dengan memperoleh dua puluh lima derajat (dalam riwayat lain: dua puluh tujuh)".  (Muttafaqun 'alaihi)
  7. Mendapat pahala yang besar. Dari Abu Hurairoh Rasululloh bersabda,yang artinya "Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat dalam panggilan adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa meraihnya kecuali dengan diundi, niscaya mereka akan mengadakan undian. Dan seandainya mereka menegathui pahala yang terdapat dalam berjalan menuju shalat berjamaah niscaya mereka akan berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala yang terdapat dalam shaolat Isya' dan Suguh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak."
  8. Mendapatkan keistimewaan shalat Isya dan Subuh berjamah. Dari Utsman bin Affan  Rasululloh bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan sholat Isya dengan berjamaah, maka seolah-olah dia melaksanakan sohlat separuh malam. Dan barang siapa yang melaksanakan sholat Subuh dengan berjamaah, maka seolah-olah dia melaksanakan sholat malam semalam penuh."
  9. Terhapusnya dosa-dosa dan terangkatnya beberapa derajat. Dari Utsman bin Affan Rasululloh bersabda,yang artinya "Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa, dan mengangkat dengannya beberapa derajat ? Mereka menjawab: "Ya, wahai Rasululloh." Beliau bersabda: "Menyempurnakan wudhu' dalam keadaan susah (sulit), memperbanyak langkah menuju masjid, dan  menunggu sholat setelah sholat, karena demikian itulah yang dinamakan Ribath." (HR. MUslim no. 251). Dari Utsman bin Affan Rasullulah juga bersabda, yang artinya "Barang siapa yang berwudhu untuk melakanakan sholat, kemudian menyempurnakan wudhunya, kemudian dia berjalan untuk melaksanakan shlat wajib dengan orang-orang atau berjamaah, atau di masjid maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.". Dari Abu Hurairah Rasululloh juga bersabda,yang artinya Hal ini karena jika dia berwudhu dan memperbagus wudhunya, kemudian dia keluar menuju masjid, dan tidaklah dia keluar dari rumahnya kecuali untuk melaksanakan sholat, tidaklah dia melangkah satu langkah kecuali dengannya Allah akan meninggikan satu derajatnya dan menghapus dirinya dari kesalahan. Jika dia melaksanakan shalat, maka malaikat akan senantiasa mendoakannya selama dia berada di dalam tempat shaolatnya, malaikat berdoa,"Ya Allah pujilah namanya, ya Allah rahmatilah dia." Dan salah seorang diantaranya kalian tetap di dalam sholat selama dia menunggu datangnya shoalt berikutnya"
  10. Bukan termasuk orang munafik. Dari Abdullah bin Mas'ud Rasululloh bersabda,yang artinya " Sungguh saya telah menyaksikan bahwa tidaklah seseorang di antara kami tidak melaksanakan shalat berjamaah melainkan dia adalah orang munafiq yang telah diketahui kemunafikannya atau orang yang sakit. Adalah orang yang sakit dipapah oleh dua orng untuk mendatangi shalat berjamaah." Ibnu Mas'ud bekata, :"Sesungguhnya Rasululloh mengajarkan kepada kami sunah-sunah petunjuk, dan diantara sunah-sunah petunjuk tersebut adalah melaksanakan sholat di masjid yang dikumandangkan adzan di dalamnya."
  11. Tidak dikuasai setan. Dari Utsman bin Affan Rasululloh bersabda,yang artinya "Tidaklah tiga orang disuatu perkampungan atau pedalaman, tidak dilaksanakan di tengah-tengah mereka shalat, kecuali setan akan menguasai mereka. Hendaklah angkau berjamaah, karena sesungguhnya serigala itu memangsa domba yang sendirian." (ol)

BACA SELENGKAPNYA - Sholat Berjamaah di Masjid SMPN 3 Banjarnegara