Laman

Sabtu, 29 Februari 2020

SMPN 3 Banjarnegara Raih 2 Emas dan 1 Perak pada POPDA Tingkat Karsidenan Banyumas 2020

Setelah sukses di POPDA Tingkat Kabupaten Banjarnegara, tiga jawara Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara melanjutkan perjuangannya di POPDA Tingkat Karsidenan Banyumas pada hari Kamis - Sabtu (27-29/2). Alhamdulillah dari ketiga atlit itu memperoleh 2 emas dan 1 perak.

Selamat dan sukses kepada para jawara SMPN 3 Banjarnegara pada POPDA Tingkat Karsidenan Banyumas tahun 2020. Para jawara tersebut , yaitu

#Juara 1: Aswari Wanda, dan Agustin Fajar Saputri
#Juara 2: Achmaf Fauzi

Kepala SMPN 3 Banjarnegara, Bp. Suratno, S.Pd menyampaikan terimakasih kepada para jawara. Semoga Allah SWT memudahkan agar para jawara nanti dapat meraih emas pada POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
BACA SELENGKAPNYA - SMPN 3 Banjarnegara Raih 2 Emas dan 1 Perak pada POPDA Tingkat Karsidenan Banyumas 2020

Jumat, 21 Februari 2020

Sosialisasi Kriteria Kelulusan SMPN 3 Banjarnegara

Pada hari Rabu tanggal 19 Pebruari 2020 diselenggarakan sosialisasi kriteria kelulusan di aula SMPN 3 Banjarnegara. Kegiatan tersebut disampaaikan kepada orang tua/wali muid kelas IX dengan harapan agar para orang tua wali memahami kriteria kelulusan ini sehingga tidak terjadi miss konsepsi terkait kriteria kelulusan tersebut.

Acara ini dimulai pukul 09.00 - 11.00 WIB. Acara dibuka dengan pembacaan hafalan ayat-ayat pendek oleh beberapa siswa kelas IX. Dalam sambutannya, Komite Sekolah, Bp. Syamsul menyampaikan agar seluruh orang tua wali murid kelas IX untuk berperan aktif memotivasi dan mendoakan ssehingga putra-putrinya dapat mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran, termasuk Ujian Nasional sehingga dapat memperoleh hasil yang memuaskan dan dapat melanjutkan ke sekolah SLTA yang dicita-citakan. 

Kepala sekolah, Bp. Suratno menyampaikan terimakasih kepada seluruh orang tua wali murid kelas IX yang telah hadir dalam sosisalisasi kriteria kelulusan ini. "Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu semua yang telah meluangkan waktu memenuhi undangan kami untuk menghadiri kegiatan sosialisasi kriteria kelulusan ini, semoga kehadiran bapak ibu dicatat oleh Allah SWT sebagai amal ibadah." katanya.

Kriteria kelulusan dipaparkan oleh wakil kepala sekolah, Ibu Kristatik. Pada bagian ini disampaikan bahwa peserta didik dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
BACA SELENGKAPNYA - Sosialisasi Kriteria Kelulusan SMPN 3 Banjarnegara

Kontingen SMPN 3 Banjarnegara Kembali Berprestasi pada POPDA Kab. Banjarnegara 2020


Alahamdulillah kontingen SMPN 3 Banjarnegara kembali berprestasi pada POPDA Kab. Banjarnegara yang diselenggarakan pada bulan Pebruari 2020 ini. Adapun para jawara tersebut yaitu: 
  1. Juara 1 pencaksilat: Achmaf Fauzi, Aswari Wanda, dan Agustin Fajar Saputri
  2. Juara 2 pencaksilat: Ibnu Nugroho, Atsani Nawir Qolbi, Yosi Hendra Pangestu dan Zakia Fakar.
  3. Juara 3 pencaksilat: Rr. Zakila Aurs A, Rr. Zakula Aura A, dan Rachma Mustika Ayuningtyas.
  4. Juara 2 tenis lapangan: Dwi Aditya Putra Adina
  5. Juara 3 tenis lapangan: Saskia Diah Ayu Ningrum
  6. Juara 3 renang: Wobisono Aji Abadi
Selanjutnya pada hari Senin (17/2) Kepala SMPN 3 Banjarnegara, Bp. Suratno, S.Pd menyerahkan penghargaan kepada para jawara dan pelatih SMPN 3 Banjarnegara pada POPDA Kab. Banjarnegara tahun 2020.

Kepala sekolah menyampaikan terimakasih kepada seluruh atlit dan pelatih atas prestasi yang telah diraihnya. Selain itu kepala sekolah juga mohon kepada seluruh warga sekolah untuk berdoa dan mendukung para atlit juara 1 yang akan melanjutkan perjuangannya di tingkat provinsi Jawa Tengah. 

BACA SELENGKAPNYA - Kontingen SMPN 3 Banjarnegara Kembali Berprestasi pada POPDA Kab. Banjarnegara 2020

Sabtu, 01 Februari 2020

Kontingen Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara Juara Umum I Kategori Pra Remaja dan Juara Umum I Kategori Usia Dini pada Kejurnas Pencak Silat Pelajar PSHT Cup

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Banjarnegara menggelar Kejuaraan Nasional Pencak Silat Pelajar PSHT Cup XI di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Banjarnegara pada tanggal 15 – 18 Desember 2019. Kejurnas tersebut diikuti oleh 460 peserta dari berbagai wilayah. Alhamdulillah kontingen Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara telah berhasil sebagai Juara Umum I Kategori Pra Remaja dan Juara Umum I Kategori Usia Dini.

Pada kategori Pra Remaja Kontingen SMPN 3 Banjarnegara berhasil meraih 6 medali emas, 6 medali perak dan 6 medali perunggu. Jawara peraih medali emas tersebut adalah Achmad Fauzi, Aswari Wanda, Faridha Aisy F, Pebrianti Purwaningsih, Rahma Wardani dan Ibnu Nugroho. Adapun jawara peraih medali peraknya, yaitu  Agista Vidinalia R, Rachma Mustika, Yosi Hendra P, Wibisono A, RR Zakila Anra A dan RR Zakulla Anra A.  Sedangkan jawara peraih medali perunggunya, yaitu Atsani Nawwir Q, Shelviana Novita S, Yahya Bil Husna, Ferly Arlista, Amalia Fajri dan Eka Bagus. Khusus untuk Ibnu Nugroho juga berhasil menyandang predikat Pesilat Terbaik Putra kategori Pra Remaja.

Pada kategori Usia Dini Kontingen SMPN 3 Banjarnegara berhasil meraih 5 medali emas dan 4 medali perak. Jawara peraih medali emas tersebut yaitu Afra Alreza, Deira Siti M, Zakia Fajar Julian, Syaira Salsabila dan Marsha Fara D.  Sedangkan jawara peraih medali peraknya yaitu Ganjar R, Jatmika Anggi, Sifa Aisa H dan Rahma Dwi N.

Pada hari Senin (13/1) Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman berkenan hadir di SMPN 3 Banjarnegara untuk menyerahkan piala dan medali kepada para jawara. Nurohman menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah di raih peserta didik SMPN 3 Banjarnegara. “SMPN 3 Banjarnegara merupakan salah satu tiga besar sekolah terbaik olahraganya di Banjarnegara”, kata Nurohman. Nurohman juga menyampaikan dukungannya kepada SMPN 3 Banjarnegara untuk mempunyai GOR olahraga.

Kepala SMPN 3 Banjarnegara, Suratno menyampaikan terimakasih kepada KONI Banjarnegara yang telah berkenan hadir ke SMPN 3 Banjarnegara dalam kegaitan “KONI Go to School”. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memotivasi peserta didik dalam meraih prestasi, khususnya di bidang olahraga”, kata Suratno. Selain itu Suratno juga menyampaiakan harapannya agar kerjasama ini dapat terus dilanjutkan. (ol)
BACA SELENGKAPNYA - Kontingen Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara Juara Umum I Kategori Pra Remaja dan Juara Umum I Kategori Usia Dini pada Kejurnas Pencak Silat Pelajar PSHT Cup

Kamis, 16 Januari 2020

KONI Banjarnegara beri Penghargaan dan Insentif Kepada Pelatih Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara

BANJARNEGARA -Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarnegara memberikan penghargaan serta insentif kepada atlet dan pelatih berprestasi. Penghargaan diberikan kepada 135 atlet dan pelatih sedangkan insentif diberikan kepada 30 atlet dan 15 pelatih. Salah satu pelatih berprestasi tersebut adalah Bp. M. Nguzer yang merupakan pelatih pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara.
Penyerahan penghargaan dan insentifv dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja, Jumat (27/12). Penghargaan dan insentif tersebut sebagai bentuk terima kasih atas sumbangsih insan olahraga yang berhasik meraih prestasi dalam berbagai kerjuaraan pada tahun 2019.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman mengatakan, penghargaan dan insentif ini diharapkan akan memotivasi atlet dan pelatih agar bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi. Selain itu juga untuk mengukur peningkatan prestasi olahraga yang dicapai Banjarnegara dalam berbagai kejuaraan.
“Ini adalah salah upaya kami meningkatkan kesejahteraan atlet dan pelatih yang berprestasi supaya mereka bisa termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi dan mengharumkan nama Kabupaten Banjarnegara,” katanya.
Dikatakan, penghargaan diberikan kepada 135 atlet dan 17 pelatih. Sedangkan insentif diberikan kepada 30 atlet dan 15 pelatih. Para atlet dan pelatih tersebut telah meraih 284 mendali kejuaraan dari berbagai cabang olahraga pada tahun 2019. Total dana yang diberikan oleh KONI kepada para atlet dan pelatih berprestasi pada tahap kedua di tahun 2019 ini sebanyak Rp 246.880.000.
Menurutnya, pihaknya juga memberikan perhatian di bidang pendidikan kepada sejumlah atlet yang sebagian besar masih berstatus pelajar. KONI Banjarnegara telah melakukan perjanjian kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan kuliah gratis bagi atlet berprestasi.
“Kami berharap, atlet Banjarnegara bisa melanjutkan pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Anggota DPR RI, Lasmi Indaryani yang berkesempatan hadir pada kegiatan itu menilai, penghargaan dan insentif tersebut sangat layak diberikan kepada atlet dan pelatih yang telah menunjukkan prestasinya. Kerja keras dan jerih payah mereka patut dihargai. Pada kesempatan ini, dia juga berpesan agar insan olahraga Banjarnegara bisa menjaga semangat sportivitas di manapun berada. Bagi atlet-atlet yang kebanyakan masih usia muda, semangat berjuang dan sportivitas kelak akan berguna baik di bidang olahraga maupun di bidang lainnya. (K36-52)

Sumber: Suara Merdeka dan juga dapat diakses di https://suaramerdeka.news/koni-banjarnegara-beri-penghargaan-dan-insentif/
BACA SELENGKAPNYA - KONI Banjarnegara beri Penghargaan dan Insentif Kepada Pelatih Pencaksilat SMPN 3 Banjarnegara

Kamis, 12 Desember 2019

Metode ASOSIS Meningkatkan Prestasi Belajar


Materi pembelajaran IPS ada dalam kehidupan sehari-hari . Bila disampaikan hanya dengan metode ceramah, akan terjadi stagnasi, kejenuhan dan kebuntuan. Pembelajaran menjadi membosankan dan tidak mencapai tujuan.
Oleh karena itu , dalam pembelajaran IPS perlu Pendekatan Pembelajaran Berbuat (action learning approach), yaitu menekankan pada usaha memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan perbuatan-perbuatan moral dan atau karya , baik secara perseorangan maupun secara bersama-sama dalam suatu kelompok (https://heriantonasution.blogspot.com/2017/02/pembelajaran-berbuat.html)
Pembelajaran di SMPN 3 Banjarnegara IPS memerlukan penerapan pembelajaran atraktif (yang memicu siswa berbuat/berkarya) dan interaktif (yang mendorong siswa berinteraksi dengan literasi, siswa, guru dan sumber belajar lainnya ). Salah satunya adalah dengan menerapkan metode ASOSIS (Arisan Soal Siswa).
Penerapan Metode ASOSIS sintaknya sebagai berikut .Pertama, pada pertemuan sebelumnya ,siswa diberi tugas untuk merangkum materi pelajaran .Kedua, di awal pembelajaran, siswa disuruh membuat soal minimal 6 dengan level kognitif yang berbeda beda ( C1 sampai C6). Masing-masing siswa diberi 6 kertas kecil untuk menulis soal , dan mencantumkan nama pembuat soal , kemudian melintingnya menjadi seperti lintingan kertas arisan.
Langkah ketiga, siswa setor lintingan soal kepada guru. Empat, guru mengocok seluruh lintingan kertas soal, lalu membacakan soal yang keluar. Lima, siswa dipersialakan berebut menjawab. Untuk menghindari terjadinya monopoli oleh siswa tertentu, guru bisa membagi kesempatan pada siswa sesuai kelompok atau wilayah tempat duduk.
Langkah keenam, guru mencentrang nama penjawab soal dan menuliskan skornya. Tujuh , guru meminta siswa meranking perolehan skor jawaban dan mengumumkan 3 besarnya. Delapan, pemberian penghargaan kepada rangking 3 besar berupa tepuk tangan, ucapan selamat, jajan atau benda lainnya yang mendidik. Sembilan, guru bersama siswa merefleksi pembelajaran, mengambil kesimpulan dan menyampaikan pesan moral.
Pelaksanaan Metode ASOSIS memerlukan :(a) aturan main, (b) wadah penampung soal,(c) Daftar KKOLPB (Kata Kerja Oprasional Level Pengetahuan Menurut Bloom ),(d) papan skor.
Metode ASOSIS dapat meningkatkan prestasi belajar siswa , baik yang berupa prestasi akademik, maupun prestasi non akademik antara lain : mendorong siswa rajin membaca, terlatih membuat rangkuman, secara bertahap memahami KKOLPB, terlatih membuat dan menjawab soal HOTS, banyak berinteraksi dengan teman sejawat, guru dan sumber belajar lainnya . Siswa menjadi terbiasa berkomunikasi secara ilmiah di depan umum. Juga memicu persaingan sehat di antara siswa untuk memperoleh scor tertinggi dalam menjawab soal. Kegiatan pembelajaran menjadi atraktif, dinamis, kontributif dan produktif (antara lain dengan dibuatnya Bank Soal ,kumpulan soal-soal yang dibuat oleh siswa).
Penerpan metode ASOSIS dalam pembelajaran membutuhkan keuletan  guru dan siswa dalam mempersiapkan materi pelajaran, penjelasan sintak, aturan main serta sarana prasarana. Guru ditantang untuk trampil berkomunikasi, menggugah siswa berkomunikasi dan berperan aktif,  serta lancar dan adil mendistribusikan komunikasi dan informasi agar terwujud keadilan sosial dalam pembelajaran.
Sukses dan tidaknya penerapan metode ASOSIS banyak bergantung pada  kelancaran komunikasi guru dengan siswa sebelum dan selama pembelajaran, kesungguhan dan keuletan guru dan siswa berperan dalam  proses serta kesiapan sarana prasarana.

Karya Bp. Purwo Setiono, S.Pd - Guru IPS SMPN 3 Banjarnegara. Terbit di Jateng Pos, Rabu (11/12)
BACA SELENGKAPNYA - Metode ASOSIS Meningkatkan Prestasi Belajar

Senin, 09 Desember 2019

Selamat dan Sukses..

Ucapan Selamat, atas terpilihnya Ketua OSIS SMPN 3 Baru Periode 2020/2021. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan baik. benar serta semoga Ketua OSIS beserta wakil yang baru dapat menjalankan tugas sesuai dengan jabatannya


Semoga dengan terpilihnya Toro sebagai Ketua OSIS dan Anjani sebgai Wakil Ketua OSIS yang baru ini, dapat mengemban amanahnya dan semakin meningkatkan kinerja serta peran organisasi dan civitas Espega.

Besar harapan kita dapat menjadi OSIS yang Profesional, Mandiri, dikenal oleh Masyarakat dan dapat memberikan peran / solusi yang positif, serta dapat membangun dan membentuk peserta didik yang profesional, sukses, dan mengharumkan Nama Besar SMPN 3 Banjarnegara.

Terus Berkarya, Sukseskan Kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, dan membangun kreatifitas Calon-calon Generasi Masa depan.

OSIS SMPN 3 Banjarnegara Hebat.
Espega Jaya.
BACA SELENGKAPNYA -

Rabu, 04 Desember 2019

Pendidikan Bela Negara, SMP 3 Banjarnegara Jalin Kerjasama dengan Koramil Madukara

Banjarnegara – SMP Negeri 3 Banjarnegara menjalin kerjasama pembinaan pendidikan bela negara untuk peserta didiknya dengan Koramil 14/Madukara. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kerjasama oleh Danramil 14/Madukara, Kapten Inf. Koko Suwarko dan Kepala SMP Negeri 3 Banjarnegara, Suratno di halaman SMP Negeri 3 Banjarnegara, Senin (2/12), bersamaan dengan kegiatan Pramuka, yaitu upacara pembukaan Perkemahan Satu Hari (PERSARI).

Pada kesempatan ini Danramil, Kapten Inf. Koko Suwarko menyampaikan terimakasih kepada SMP Negeri 3 Banjarnegara yang telah mencetuskan kerjasama ini. “Tujuannya adalah membela negara yang didorong oleh rasa cinta terhadap tanah air,” ujarnya.

Danramil juga menyampaikan bahwa negara yang besar adalah negara yang menghormati negaranya, negara yang kuat pasti rakyatnya sangat mencintai negaranya. “Jaman dahulu pahlawan-pahlawan kita memperjuangkan kemerdekaan rela mengorbankan nyawa”, kata Danramil.
Selanjutnya Danramil memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik bahwa sekarang kita wajib mengisi kemerdekaan. “Caranya dengan rajin belajar, mematuhi segala nasehat guru, mengikuti aturan sekolah, menghormati orang tua, serta melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan sungguh-sungguh.
Danramil juga menyampaikan pesan khusus kepada adik-adik penggalang peserta PERSASRI agar mengikuti kegiatan dengan serius “Kegiatan ini terdapat pendidikan yang dapat dijadikan sebagai bekal menjadi manusia-manusia yang mandiri”, kata Danramil. Kemudian Danramil berkenan membuka PERSARI.
Kepala sekolah, Suratno menyampaikan terimakasih kepada Koramil 14/Madukara yang telah berkenan untuk kerjasama dalam pembinaan pendidikan bela negara di SMPN 3 Banjarnegara. “Semoga melalui pembinaan pendidikan bela negara ini akan dapat terjadi kesinambungan pembelaan negara secara terus menerus”, harapannya.

Sumber: https://banjarnegarakab.go.id/website/2019/12/03/pendidikan-bela-negara-smp-3-banjarnegara-jalin-kerjasama-dengan-koramil-madukara/

BACA SELENGKAPNYA - Pendidikan Bela Negara, SMP 3 Banjarnegara Jalin Kerjasama dengan Koramil Madukara